Bupati Konawe Diminta Segera Non Job Kabag Umum Setda Konawe

Yus Asman

KENDARI, SS – Informasi tak sedap kembali muncul terkait Kepala Bagian Umum dan  Penghubung  (Kabag umum) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait perjalan dinas dalam rangka menghadiri festival Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Tingkat Provinsi Sultra di Kabupaten Buton Utara (Butur).

Pasalnya, berdasarkan data dan informasi yang dihimpun ditemukan beberapa pegawai mengaku dan keluhkan adanya SPPD tersebut tidak dibayarkan selama 5 hari.

Maka dari itu, Bupati Konawe Diminta Segera nonjob Kabag Umum dan Penghubung Setda kabupaten Konawe.

hal itu diungkapkan oleh ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sulawesi Tenggara, di Kantor Sekretariatnya, Senin Malam, (13/02/2023), Sekitar Pukul 20.26 WIB.

BACA JUGA:  BNNP Sultra Diminta Transparan Terkait Pengungkapan Kasus Narkotika

Menurut La Songo selaku Ketua DPD PPWI Sultra mengungkapkan, beberapa pegawai Staf Bagian Umum Penghubung Setda Kabupaten Konawe telah melaksanakan Perjalanan Dinas dalam rangka menghadiri festival Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Tingkat Provinsi Sultra di Kabupaten Buton Utara pada Tahun 2021 lalu.

“Tetapi terkait hal itu justru menimbulkan polemik dan sejumlah pertanyaan baginya,” kata La Songo.

Lasongo menjelaskan bahwa SPPD itu dimulai Tanggal 22 November 2021 sampai dengan 26 November 2021 (selama 5 hari).

Lanjut ia katakan, Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) tersebut dikeluarkan pada Tanggal 22 November 2021, oleh Sekretariat Daerah Kab. Konawe dengan Nomor : 090/SPPD/LD/2021.

BACA JUGA:  Anggota Satlantas Polresta Bandara Soekarno Hatta Bantu Masyarakat yang Membutuhkan Pertolongan

Pada media ini, Ketua DPD PPWI Sultra, La Songo menegaskan dan meminta Bupati Konawe agar segera membayarkan SPPD staf pegawai yang belum dibayarkan pada tahun 2021 lalu.

Selain itu, La Songo meminta kepada Bupati Konawe agar segera Non Job Kepala Bagian Umum Penghubung Setda Kabupaten Konawe. Karena dinilai telah melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng Nama Baik Pemda Konawe.

“Ada apa dengan Kabag Umum Setda Konawe ?, kenapa tidak mau membayarkan SPPD nya pegawai yang telah melakukan Perjalanan Dinas. Sementara Perjalanan Dinas tersebut berdasarkan perintah resmi dari Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe,” Tutur La Songo.

BACA JUGA:  DPD GPM Sultra Sebut Pemda Konkep dan PT. GKP Diduga Kawin Kepentingan

Sambung La Songo, jika dalam waktu dekat ini Bupati Konawe tidak merespon atau tidak mengindahkan hal tersebut.

“Maka DPD PPWI Sultra akan menempuh jalur hukum sesuai perundang undangan yang berlaku,” tegasnya.

 

Penulis : Redaksi.

Total Views: 565 ,

Comment