Cegah Stunting, Pemda Butur Gandeng BKKBN Provinsi Sultra Edukasi Remaja

Yus Asman

BUTON UTARA, SIBERSULTRA.ID – Dalam rangka mendukung Program Nasional percepatan penurunan stunting di Kampung Keluarga Berkualitas dan lokus stunting, Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Edukasi Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) di PIK Remaja dan Bina Keluarga Remaja (BKR) Tingkat Kabupaten Butur Tahun 2022.

Pelaksanaan kegiatan yang dimaksud melalui Pertemuan Prioritas Nasional dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), Pelaksanaan Proyek Prioritas Nasional Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Akseptor, serta Program Prioritas Nasional Promosi dan KIE Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja pada Kelompok PIK dan BKR.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Butur, dibuka resmi oleh sekretaris daerah (Sekda) Butur Muhammad Hardy Muslim tepatnya di Aula Hotel Sara’ea Kecamatan Kulisusu.Selasa (20/9/2022).

BACA JUGA:  Lestarikan Budaya, IMDK Butur Menggelar Alionda

Dalam sambutannya Sekda Butur Hardhy Muslim menyampaikan kegiatan Proyek Prioritas Nasional (Pro PN) yang dijalankan, agar lebih fokus kepala keluarga yang memiliki anak bawah dua tahun (Baduta) sesuai dengan targer pemerintah yaitu Baduta lepas dari stunting dan kekurangan gizi.

“Yang tidak kalah pentingnya yaitu remaja sebagai generasi penerus bangsa perlu dipersiapkan menjadi manusia yang sehat jasmani, rohani, mental dan spritual. Namun, masih banyak masalah yang sering terjadi dikalangan remaja seperti pergaulan bebas, penikahan dinu dan NAPZA,” ucapnya.

Menurutnya, Untuk mengatasi berbagai masalah remaja ini, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah adalah melalui program generasi berencana (Genre) yakni dibentuknya Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) baik jalur pendidikan maupun masyarakat.

BACA JUGA:  Komisi III DPR RI Berikan Dukungan kepada Kejaksaan RI untuk Menjaga Netralitas Pemilu 2024

“Tindak lanjut dari pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting juga membawa dampak kepada kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPKA),” kata Hardy Muslim

Hardhy Muslim berharap, Kelompok UPPKA memiliki peran dalam percepatan penurunan angka stunting melalui kegiatan-kegiatan intervensi terkait stunting, seperti pelestarian kesertaan KB dan memudahkan untuk melakukan pemantauan lapangan.

Kata dia, keberhasilan program-program diatas tidak semata-mata merupakan tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. termasuk partisipasi masyarakat sebagai pendorong utama menuju keluarga berkualitas.

Diakhir kegiatan, Sekda Butur bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sultra Drs. Asmar dan Sekretaris DPPKB Butur memberikan bantuan barupa mesin jahit kepada Kelompok UPPKA Kabupaten Buton Utara.

BACA JUGA:  Hadiri Acara Pelantikan Pengurus APDESI Butur, Ini Harapan Bupati Butur

Untuk diketahui Kegiatan pendamping ini di laksanakan oleh BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara bekerjasama dengan DPPKB Butur, di hadiri oleh Perwakilan Pelajar SMA dan SMP Lingkup Kecamatan Kulisusu dan Kulisusu Utara, serta diikuti dari kelompok UPPKA Kabupaten Buton Utara.

 

Laporan: Redaksi

Total Views: 542 ,

Comment