Dituding Tidak Transparan Dalam Kelola Anggaran, Kades Tunduno Angkat Bicara

Yus Asman

SIBERSULTRA.ID, Konsel – Kepala Desa Tunduno, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Subhan angkat bicara, Soal tudingan dugaan pengelolalan anggaran Dana Desa mulai tahun 2020 – sampai 2023 tidak transparan.

Menanggapi tudingan tersebut Kades Tunduno , Subhan mengatakan, bahwa tudingan tersebut keliru.

Selain itu, dia mengatakan, apa yang mereka tuduhkan kepadanya terkait pengelolaan anggaran dana desa tidak transparansi di masyarakat itu sama sekali tidak benar.

“Tudingan tersebut tidak mendasar, kerena semenjak saya terpilih sebagai Kades Tunduno semua program yang di laksanakan sesuai usulan masyarakat di Musyawarah desa ( Musdes) semuanya sudah terlaksana ,” Kata Subhan Saat ditemui di kediamannya, Rabu (04/01/2024).

Lanjut, Shuban membeberkan adapun program pekerjaan yang di laksanakan diantaranya Pekerjaaan jalan usaha tani sepanjang dua kilo meter melalui anggaran dana desa tahun 2021 dan 2023.

BACA JUGA:  16 Orang Jadi Tersangka Proyek BTS 4G, Ancaman Hukuman 6 Sampai 18 Tahun Penjara

Selanjutnya, pekerjaan deker anggaran dana desa tahun 2021, Pembangunan Balai Rakyat anggaran dana desa tahun 2020 , pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) anggaran dana desa tahun 2021 sebanyak tiga unit, pembuatan Talud jalan desa anggaran dana desa tahun 2021.

“Serta Bantuan percetakan empang pemancingan kepada warga anggaran dana desa tahun 2022,” beber Subhan.

Selain itu, untuk program ketahanan pangan pihaknya sudah laksanakan seperti pembagian bibit pada warga, pencegahan covid 19 yakni pembagian Masker pada warga, pemberian makanan tambahan untuk Balita serta pemberian obat obatan.

“Bahkan untuk program BLT sejak tahun 2020 sampai tahun 2023 masyarakat penerima manfaat sampai di tahun 2023 tetap kami programkan, bahkan kami juga programkan Bantuan Beasiswa 12 Orang Mahasiswa setiap tahun melalui anggaran Dana Desa untuk anak-anak Mahasiswa dari Desa tunduno untuk membantu biaya pendidikannya itu sudah terlaksana,” ucapnya.

BACA JUGA:  Tiga Koalisi Lembaga Adukan Sejumlah Direksi Serta Pemegang Saham PT. LAM dan PT. KKP di Kejati Sultra

Senada dengan itu, Ketua BPD Desa Tunduno Ny. Yena saat di konfirmasi terkait tudingan yang di alamatkan pada Kades Tunduno tersebut, Kata dia itu tidak benar.

“Itu tidak benar. Itu ucapan warga yang tidak pernah hadir kalau diundang setiap ada rapat di Kantor Balai Desa pa,” ucap Ny. Yena.

Kata dia, semenjak Pa Subhan jadi kades di Desa Tunduno Pembangunan di desa Sudah mulai nampak. utamanya infrakstruktur di desa, karena setiap perencanaan program yang akan di laksanakan itu terlebih dahulu ada rapat Musyawarah di desa bersama warga dan tokoh tokoh masyarakat.

“Sehingga semua kegiatan infrakstruktur dan kegiatan pemberdayaan lainnya semuanya terakomodir tidak ada yang fiktif dan di buktikan dengan dokumentasi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ketua PPWI Sultra Resmi Terdaftar Pada Pilcaleg 2024 melalui Partai Gerindra 

Kemudian, untuk kepentingan umat beragama di Desa, Kades Tunduno telah mewakafkan sebagian Tanahnya bersama bapak H Rusmin untuk membangun Masjid.

“Alhamdulillah Masjidnya sudah mulai di kerjakan atas partisipasi swadaya masyarakat pak,” jelasnya.

Laporan : Redaksi.

Total Views: 2708 ,

Comment