Dua Sekolah di Butur Dibobol Maling, Lepidak Sultra Desak Polisi Tangkap Pelaku

Yus Asman

BUTON UTARA, SIBERSULTRA.ID – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) Negeri 3 Kambowa dan SD Negeri 1 Bubu Barat Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) diduga sering dibobol maling.

Hal itu terungkap setelah sala satu akun Facebook ‘Nur Fatih Hidayat’ yang merupakan guru di SMPN 3 Kambowa menunggah status di laman Facebooknya.

Dalam unggahanya itu ia menyebut, di SMPN 3 Kambowa sering terjadi kehilangan barang milik sekolah. Adapun barang yang digasat maling tersebut yaitu dua buah matras dan kabel penghubung sumur bor.

Sebelum mengambil barang-barang milik sekolah, pelaku merusak ventilasi jendela dan memasuki ruangan dewan guru dan Kasek. Barang di dalam ruang itu diacak-acak.

BACA JUGA:  Pelaku Pengeroyokan Saat Acara Joget Berhasil Diringkus, 6 Pelaku Masih Pelajar

“Sudah sering terjadi pencurian disekolah ini, entah siapa pelakunyašŸ¤”matras 2 buah hilang begitu saja, kabel penghubung sumur bor dicuri begitu saja mesin celup sumur bor ludes entah apa yang mereka cari didalam ruangan dewan guru dan ruangan kepala sekolah?šŸ¤”šŸ¤” Pentilasi dibuka dan diacak2 tidak karuang. Sungguh kasihan manusia seperti ini”is anyone in the principal’s office and the teacher council room?”tulisannya, Jumat (30/9/2022).

Dalam kolom komentar ada beberapa warga net yang menyarankan pihak sekolah untuk melaporkan kejadian itu ke pihak yang berwajib.

Akun Facebook ‘Ervina Shant’ mengaku, barang-barang di SDN 1 juga sering kemalingan. Barang yang digasat berupa kursi dan meja.

BACA JUGA:  Marak Beredar Rokok Diduga Ilegal di Wilayah Hukum Polres Bulukumba

“Bubu barat memang rawan pencuri ,kita SJ di SD tdk bisa simpan apa2 ,di dalam kantor SJ Dhe Dheahie,sungguh terlalu ,tiga hari yg lalu kita kehilangan kursi 6 biji meja 5 biji,” tulisannya.

Kelapa Sekolah SD 1 Bubu Barat, Murnia membenarkan jika di Sekolah yang belum lama ia pimpin itu telah kehilangan kursi dan meja.

“Itu hari Senin kita mau masuk sudah tidak adami kursinya. Yang jelas kursi itu ada enam yang hilang. Kalau meja saya belum pastikan juga, tapi ada (hilang) “, bebernya.

Menanggapi hal itu, Ketua Lepidak-Sultra, La Ode Harmawan mendesak pihak berwajib untuk menangkap pencuri yang telah meresahkan pihak sekolah dan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Terkait Penebangan Pohon di Kawasan Hutan Desa Baru, Terungkap Surat Izin Bukan Untuk Pengelolaan kayu Bantalan

” Saya mendesak pihak APH agar menangkap pelaku pencurian aset-aset sekolah tersebut “, pungkasnya, Jumat, (30/09/2022).

 

Laporan: Redaksi

Total Views: 446 ,

Comment