Dugaan Korupsi Pengadaan Tower Resmi DiLaporkan,Kejati Sultra Diminta Panggil Eks Kadis Disdikbud

Yus Asman

KENDARI, SiberSultra.id – Pengadaan Tandon/tower beserta aksesorisnya sebanyak 1000 set tahun anggaran 2020 melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.Jumat (31/03/2023).

Aliansi Mahasiswa Pemerhati Rakyat Sulawesi Tenggara (Ampera-Sultra) Resmi Melaporkan kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi tersebut untuk digunakan di SMA,SMK, dan SLB se-Sultra guna untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ketua Ampera Sultra Alwin Hidayat Mengatakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra Merefocusing APBD/DPA Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 40.000.000.000.

Salah satu fokus pengalokasian anggaran dari hasil Refocusing melalui biaya tidak terduga Tahun Anggaran 2020 pada Disdikbud Mengajukan permintaan untuk pengadaan Tandon/Tower beserta aksesorisnya sebanyak 1000 set dengan harga sebesar Rp. 7.500.000.

Dalam rangka penanganan dampak sosial, dampak ekonomi dan dampak kesehatan akibat wabah Virus covid pada Tahun 2020 di Sultra, Berdasarkan Pemendragi dan Permenkeu Tahun 2020 Pemerintah Daerah melakukan Refocusing dan Realokasi APBD Tahun Anggaran 2020.

BACA JUGA:  Kejati dan Polda Sultra Diminta Tindak Tegas Lembaga yang tidak Mempunyai Legalitas Hukum

Setelah dilaksanakan negosiasi harga dengan pihak penyedia yang telah diasitensi oleh instansi terkait, maka ditetapkan harga/set pengadaan tendon tower yang diperuntukan bagi SMA/SMK/SLB sederajat tersebar se-sulawesi tenggara adalah sebesr Rp. 6.325.000/set atau sebesar Rp. 6.325.000.000 yang tertera di Pertanggungjawaban penggunaan dana.

“Berdasarkan hasil investigasi kami pihak penyedia tersampaikan harga/set-nya untuk pengadaan tendon/tower 600 liter adalah sebesar Rp. 6.325.000 sudah termaksut biaya pendistribusian,” ungkap Alwin

Alwin mengatakan dari hasil investigasinya menemukan dugaan terjadi mark up anggaran pengadaan tower/tandon pada Disdikbud Sultra Tahun Anggaran 2020 yang dilakukan oleh pihak penyedia bersama-sama dengan mantan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Sultra, Asrun Lio.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Devisi Pergerakan Ampera Sultra Indrawan Nosar Berdasarkan hasil Investigasi harga Tandon/tower ukuran 600 Liter berkisar Rp. 750.000 sedangkan harga Stafel Stenlis berkisar Rp. 200.000.

BACA JUGA:  Kapolri di Rakornas Forkopimda: Beri Pendampingan Penggunaan Anggaran ke Pemda Hingga Kawal Inflasi 

“Disaat kami membuka situs dapo.kemendikbut.go.od data sekolah Provinsi Sulawesi tahun 2022-2023 Tenggara jumlah SMA/SMK/SLB tidak mencukupi 1000 adapun Jumlah Sekolah se-Sulawesi tenggara SMA : 322 SMK : 174 dan SLB : 82 Maka jumlah Rata-rata ada 578 di tahun 2023,” jelasnya.

Indrawan mengungkapkan dengan adanya laporan terkait kasus dugaan korupsi tersebut agar Kejati Sultra untuk melakukan pemanggilan terhadap mantan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Sulawesi Tenggara, Asron Lio yang menyebabkan kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

Selain itu pihaknya Mendesak Kejati Sultra untuk melakukan pemanggilan kepada pemilik proyek dan perusahaan penyedia pengadaan tandon/tower Tahun anggaran 2020.

“Kami juga Mendesak Kejati Sultra untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait dugaan tindak pidana korupsi Mark up pengadaan tandon/tower sebanyak 1000 set T.A 2020,” tutup Indrawan Nosari.

Sebelumnya terkait kasus tersebut Pengurus Besar Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Tenggara (Alemako-Sultra), pernah menggelar aksi unjuk rasa pada Senin 19 April 2020 yang lalu guna mendesak Kejati Sultra agar segera melakukan pemanggilan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sultra, Asrun Lio.

BACA JUGA:  Maraknya Dugaan Penimbun BBM, Ketua SPW Minta Kapolda Sultra Evaluasi Kinerja Kapolres Butur

Desakan pemanggilan tersebut berkaitan dengan dugaan Mark up anggaran yang terjadi pada pengadaan tower/tandon air tempat cuci tangan yang di peruntukkan bagi SMA/SMK/SLB sederajat tersebar se-Sulawesi Tenggara.

 

Laporan: Redaksi.

Total Views: 431 ,

Comment