Hadapi Pemilu dan Pilkada, Kesbangpol Butur Gelar Seminar Budaya

Yus Asman
Kesbangpo Kabupaten Butur Saat menggelar seminar Budaya bertempat di Aula Hotel Saraea, Kecamatan Kulisusu.

BUTON UTARA, SiberSultra.id – Dalam rangka membangun budaya politik yang harmonis menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) melalui Badan Kesbangpol menggelar Seminar Budaya.

Seminar Budaya tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Agus Priabudiana, Peserta seminar diantaranya adalah Ketua Lembaga Adat Barata Kulisusu bersama anggota, Camat Kulisusu dan para Kepala desa/Lurah se-Kecamatan Kulisusu yang berlangsung di aula hotel Sara’ea Kulisusu, Selasa (16/05/2023).

Adapun Narasumber dalam seminar budaya ini melibatkan Staf Ahli Bupati Bidang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dra. Muliana dengan materi penguatan ketahanan ekonomi sosial udaya dan k. emasyarakatan menjelang Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 Kabupaten Butur.

BACA JUGA:  Materialisme Kapitalistik Yang Memantik Budaya Korupsi di Tubuh Partai Politik Indonesia

Selanjutnya Kabag Ops Polres Butur Kompol Dedi Hartoyo terkait Peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilu dan Pilkada Tahun 2024, serta Pasi Ter Kodim 1429 Butur Letda Inf. Dirwanto dengan materi Peran TNI dalam membangun ketahanan wilayah demi tegaknya kedaulatan NKRI.

Melalui seminar ini diharapkan akan menjadi sebuah kesempatan emas bagi para peserta untuk berdiskusi atau berdialog diantara tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Karena bagaimanapun dalam prakteknya sangat dipengaruhi oleh budaya-budaya lokal daerah.

BACA JUGA:  Bupati Buton Utara Hadiri Acara Pesta Panen Desa Lanoipi 

Poin tersebut diantarnya yang disampaikan Kepala Kesbangpol Agus Priabudiana saat membacakan sambutan Bupati Buton Utara.

Dijelaskan, menghadapi pesta demokrasi tentunya akan melibatkan berbagai suku, agama, dan etnis yang berbeda-beda, tetapi kemudian keberagaman ini bukanlah merupakan tantangan yang membahayakan.

“Keberagaman ini akan menjadi kekayaan bangsa sebagai modal pembangunan sumber daya manusia yang akuntabel, kompetetif dan bermartabat,”jelas Agus Priabudiana.

Dikatakan, seminar budaya kali ini tujuannya adalah untuk mendukung terselenggaranya Pemilu yang aman, damai dan harmonis melalui upaya-upaya pendidikan politik dan sosialisasi terkait dengan tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 yang akan datang.

BACA JUGA:  Sekda Butur: Budaya Adalah Solusi Kehidupan Berkelanjutan

Sumber:Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Butur

Total Views: 390 ,

Comment