Hanya Miliki 9 Orang Siswa, Salah Satu Sekolah di Buton Utara Terancam Tutup

Yus Asman

SiberSultra.id, Buton Utara – Kepala Sekolah Menengah Pertama Satu Atap (SMPN Satap) 2 Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara Suniati Keluhkan tidak ada siswa yang mendaftar di sekolah yang dia pimpin.

Diketahui, siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri Satu Atap 2 hanya memiliki 9 orang siswa.

Sejumlah siswa yang baru tamat dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Waculaea yang berhadapan dengan SMP Satap 2 Kulisusu itu, tidak ingin mendaftar sekolah di SMP Satap tersebut.

Sebanyak 6 orang siswa yang sudah tamat di SDN 1 Waculaea itu, 2 orang yang mendaftar di SMP Satap 2 Kulisusu. 4 orang lainnya lebih berminat untuk melanjutkan pendidikan di Ereke atau di luar Desa Waculaea.

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam 1444 H, Pemkab Butur Gelar Pawai Ta'aruf

“Sementara gurunya di situ (SMP Satap 2 Kulisusu) cukup. Ada guru bahasa inggris, Matematika, IPA, kemudian bahasa Indonesia, IPS, yang intinya lengkap gurunya,” keluh Kepala SMP Satap 2 Kulisusu, Suniati kepada wartawan, Sabtu (2/7/2022).

Sehingga, Suniati berharap demi keberlangsungan pendidikan di SMP Satap 2 Kulisusu itu, agar diperjuangkan dengan sistem zonasi.

Di tempat yang sama, Kepala SDN 1 Waculaea, Nurhayati mengatakan, pihaknya sudah menekankan kepada para siswanya yang sudah tamat untuk mendaftar di SMPN Satap 2 Kulisusu di Desa Waculaea itu.

“Hanya mereka tidak mau mendaftar ke Satap, kecuali di Ereke,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lakukan Unras, Massa Minta Kejati Sultra Memanggil dan Periksa Pihak Syahbandar Molawe

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara, Kusman Surya saat dikonfirmasi melalui telfon selulernya Minggu malam 4 Juli 2022, mengatakan, pendaftaran bagi siswa yang melanjutkan sekolah di Kabupaten Buton Utara akan diberlakukan sistem zonasi dan jalur prestasi berdasarkan surat keputusan yang akan dikeluarkan oleh pihak Dinas Pendidikan pada Senin besok.

Terkait siswa SDN 1 Waculaea yang sudah mendaftar di Ereke atau tidak mendaftar di SMP Satap tersebut, Kusman Surya akan melakukan koordinasi, alasannya jangan sampai mematikan SMP Satap tersebut.

“Kecuali kita lihat prestasi mungkin. Jalur prestasi, ada juga jalur prestasi. Nda bisa anak-anak kita halangi kalau prestasinya bagus kan,” kata Kusman Surya.

BACA JUGA:  Sadis! Tanpa Sebab Kades Rante Gola Pecat 3 Ketua RT

 

Laporan : Tim

Total Views: 526 ,

Comment