Daerah  

Honor Belum Dibayar, Perangkat Segel Kantor Desa Waode Kalowo

Yus Asman

BUTON UTARA, SIBERSULTRA.ID – Sejumlah warga dan Perangkat Desa Waode Kalowo, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi dan sempat menyegel kantor kepala desa buntut dari belum dibayarkannya honor mereka, Jumat (23/9/2022).

Beruntung aksi protes masyarakat tidak sampai berujung anarkis karena Kapolsek Bonegunu, IPTU Suratman bersama sejumlah personilnya termasuk Babinsa, Serda Firdaus turun langsung melakukan pengamanan, termasuk memediasi warga dan Kepala Desa.

Ketgam: Kades Waode Kalowo Ifedi (kanan), Kapolsek Bonegunu IPTU Suratman (kedua dari kanan), Babinsa Serda Fidaus dan sejumlah perangkat desa saat mediasi.

Massa juga sebelumnya mengancam tidak akan membuka segel tersebut sampai tuntutan mereka dipenuhi. Namun segel kemudian dibuka atas permintaan Camat Bonegunu yang hadir memediasi kades dan perangkatnya.

BACA JUGA:  Nelayan Butur Resah Maraknya Ilegal Fishing di Sekitaran Wilayah Pantai Kulut

Selama sembilan bulan hak para perangkat desa sampai perangkat mesjid hingga honor para kader posyandu dan lainnya belum diberikan. Padahal menurut mereka anggaran untuk itu sudah dicairkan.

“Dikemanakan itu uang?, masa katanya kita harus tunggu cair dulu honornya kades baru kita,” kata Rani Mandagi, Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Waode Kalowo.

Ketgam: Personil Polsek Bonegunu saat membuka segel kantor Desa Waode Kalowo.

“Permasalahan ini tidak akan selesai kalau bukan kepalanya yang diselesaikan. Banyak penyalahgunaan wewenang anggaran desa, tapi blom ada laporan ke polisi,” sambung La Nudi Perwakilan Posyantek.

Camat Bonegunu, Junaiddin di tempat yang sama mengaku baru tahu bahwa honor para kader Posyandu juga belum dibayarkan. Sementara untuk honor perangkat desa memang belum cair dan uangnya masih utuh di kas daerah.

BACA JUGA:  Hadiri Gemapatas, Bupati Butur Imbau Camat, Lurah dan Kades Agar Permudah Urusan Masyarakat 

Honor khusus delapan orang kader posyandu yang totalnya Rp 13 Juta untuk lima bulan akan segera dibayarkan yang diambil dari honor kepala desa.

Sedangkan honor para aparat desa masih terkendala di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Sebelumnya ia juga telah membuat surat rekomendasi khusus untuk mencairkan honor saja, namun ditolak karena DPMD butuh dokumen rekomendasi APBDes.

“Kalau rekomendasi APBDes saya belum bisa berikan, karena dokumen mereka (Desa Waode Kalowo) belum lengkap,” tuturnya.

Camat meminta para perangkat desa untuk bersabar sambil menunggu Sekretaris Daerah (Sekda), untuk membahas problem tersebut dan menghadirkan Inspektorat, Keuangan dan DPMD.

Kepala Desa Waode Kalowo, Ifedi ketika diwawancarai mengaku siap melaksanakan tuntutan warga dan para perangkat desa apapun konsekwensinya.

BACA JUGA:  Polsek Bonegunu Batasi Acara Joget Hingga Pukul 12 Malam

“Sebenarnya kendalanya itu hanya di masalah rekomendasi,” tuturnya.

Namun dalam waktu dekat dia juga siap hadir di pertemuan dengan Sekda dan bakal menjelaskan duduk persoalannya.

Kapolsek Bonegunu, IPTU suratman bilang jika memang ada penyalahgunaan anggaran, dirinya siap menindaklanjuti hal itu sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Makanya saya sampaikan ke para perangkat desa, bawa ke kami dokumen-dokumennya, kita tindak lanjuti,” kata dia.

 

Laporan: Adnan

Total Views: 681 ,

Comment