Hukrim  

Kajari Wakatobi Terima Uang Pengganti Dari Terpidana Korupsi Pembangunan Jalan Sepeda

Yus Asman

SIBERSULTRA.ID, WAKATOBI – Kejaksaan Negeri (Kajari) Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Menerima Pembayaran Denda dan Uang Pengganti Sebesar Rp. 646.778.578 Dalam Kasus Korupsi Pembangunan Jalan Sepeda Desa Matahora Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Tahun Anggaran 2011.

Terpidana Korupsi dalam perkara tersebut adalah Direktur CV. Sinar Surabaya Michael Arianto Lesmana yang di lakukan secara bersama-sama dengan Muhammad Apri Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi Kabupaten Wakatobi.

“Hari ini jumat tanggal 27 mei tahun 2022, kami telah menerima penerimaan pembayaran Denda dan uang pengganti perkara tindak pidana korupsi atas nama terpidana Michael Arianto Lesmana yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah” Kata Kajari Wakatobi, Dody A.J Sinaga, Jum’at (27/05/2022)

BACA JUGA:  Polisi di Bener Meriah Berhasil Menangkap Tiga Orang Pelaku Penyalahguna Narkotika Jenis Sabu 

Di Dampingi Kasi Intel Baso Sutrianti dan Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Hamrullah, Kajari Wakatobi Mengungkapkan,Putusan dari mahkama Agung Republik Indonesia terhadap terpidana Michael Arianto Lesmana selaku direktur CV. Sinar Surabaya, terbukti melakukan tindak pidana korupsi Secara Bersama-sama dalam pekerjaan Konstruksi Pembangunan Jalan Sepeda.

“Mahkamah Agung menyatakan terpidana bersalah dengan hukuman pidana penjara selama 5 tahun, selanjutnya kepada terpidana juga dikenakan membayar denda sebesar 200 juta yang apabila ketentuan denda tersebut tidak dibayarkan maka di ganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan,” ungkapnya

BACA JUGA:  Kadis Pendidikan Butur Diduga Terlibat Dalam Politik Praktis, KSU: Kalau Ada Bukti Silahkan Lapor di Bawaslu

“kemudian menjatuhkan pidana tambahan kepada terpidana untuk membayar uang pengganti Sebesar Rp.446, 778.578 dengan ketentuan apabila uang pengganti tersebut tidak dibayarkan dalam waktu 1 bulan setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang,” tambahnya

Lebih lanjut Kajari Wakatobi Dody menjelaskan terkait Pidana badan, sementara dijalani oleh Para terpidana di Lembaga Kemasyarakatan Kelas II A Baubau, Sedangkan untuk uang Denda dan pengganti yang diterima pihaknya akan disetorkan ke Kas Negara.

“Dimana uang yang ada didepan teman-temannya ini selanjutnya akan kami setorkan ke Kas Negara”ujarnya

Sebagai informasi, Dalam Kasus Korupsi tersebut, Anggaran yang di sediakan Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi Untuk Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Jalan Sepeda Sebesar 2 Miliar yang bersumber dari APBD tahun Anggaran 2011.

BACA JUGA:  Kepala BKSDA Sultra Akan Lakukan Penyelidikan Terkait Penyitaan Kayu Ilegal di Butur

Laporan : Mardin

Total Views: 391 ,

Comment