Kepala BKSDA Sultra Akan Lakukan Penyelidikan Terkait Penyitaan Kayu Ilegal di Butur

Yus Asman

BUTON UTARA, SiberSultra.id – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sakrianto Djawie mengaku hingga saat ini belum menerima laporan dari KSDA unit II Buton Utara terkait penyitaan kayu ilegal yang diduga diolah dari hutan kawasan negara.

“Saya belum ada laporan ini. Karena itu tidak bisa ditindak lanjuti kalau cuman kayu. Harus ada pelakunya,”singkatnya saat dikonfirmasi wartawan ini melalui sambungan WhatsApp, Jumat (25/05/2023) malam.

Dengan penyitaan Barang Bukti (BB) oleh KSDA Butur unit II, Sakrianto menegaskan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku dan pemodalnya.

BACA JUGA:  BP3MI Nunukan Berangkatkan Sebanyak 1.149 PMI 

“Kita akan tetap lakukan penyelidikan, siap-siap saja disitu yang lakukan ilegal loging. Sebenarnya kita sudah banyak dapatkan laporan,”tegasnya.

Sakrianto meminta masyarakat jika mendapatkan informasi A1 siapa pemodal ilegal loging di Butur agar segera memberikan informasi kepada BKSDA Sultra untuk melakukan operasi.

“Kalau ada informasi A1 itu bisa disampaikan ke kami sebenarnya. A1 siapa pelakunya, siapa yang memodali, itu kita akan lakukan operasi itu,”ujarnya.

Saat ini kata Djawie, dirinya fokus mencari tau siapa pemodalnya. Jika pemodalnya ditangkap masyarakat tidak mungkin akan melakukan ilegal loging lagi.

BACA JUGA:  PPWI Gelar Buka Bersama dan Santunan Yatim Piatu di Darul Aytam Al Aziziyyah Bekasi

“Kalau tidak ada cukongnya itu yang memodali tidak terjadi seperti itu. Jadi kita harus putus mata rantainya itu yang memodali. Kemudian masyarakat kita bina, kita berikan pemberdayaan,”ucapnya.

Lebih lanjut dirinya membeberkan, operasi yang dilakukan di wilayah Butur selalu gagal lantaran informasi kedatangan mereka selalu bocor.

“Hanya kadangkala operasi kita itu tidak berhasil karena bocor duluan gitu. Biasanya kalau tim sudah bergerak sudah sampai informasinya di Butur. Pada saat tim tiba sudah tidak ada orang tinggal kayu saja yang ada. Itu kelemahannya,”tutupnya.

BACA JUGA:  Jumat Curhat Bersama Komunitas Motor dan Mobil, Wakapolda Sultra: Seluruh Keluhan Akan Kami Tindaklanjuti

Laporan: Redaksi

Total Views: 533 ,

Comment