Koalisi Lintas Lembaga Demo Mega Proyek di Bone, Kontraktor Ancam Represif

Yus Asman
Ilustrasi

MAKASSAR, SS – Koalisi lintas lembaga kembali akan melakukan aksi unjuk rasa yang kedua kalinya pada Selasa 21 Februari 2023 terkait pembangunan jalan Lilina Ajangale-Alinge (Bypass Sumpallabbu-Koppe-Ningo) Kecamatan Ulaweng, Bone, diduga gagal dan merugikan keuangan negara.

Pekan lalu tepatnya Rabu 13 Februari 2023 koalisi lintas lembaga telah melakukan aksi unjuk rasa sekaligus menyampaikan laporan awal di kejaksaan tinggi Sulawesi Selatan terkait dugaan indikasi korupsi pada kegiatan pembangunan jalan di Kabupaten Bone.

Perlu diketahui bahwa Mega proyek pekerjaan jalan senilai Rp11,336 miliar lebih milik Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2022 itu, tak kunjung selesai dikerjakan oleh CV Bukaka Multi Prima selaku kontraktor pelaksana.

BACA JUGA:  Seluruh Pendaki Gunung Marapi Yang Terdata Ditemukan

Pasca melakukan aksi unjuk rasa Hamzah K selaku jendral lapangan yang memimpin aksi kala itu mendapat ancaman secara verbal oleh oknum yang mengaku sebagai orang suruhan pak Heru selaku direktur CV. Bukaka Multi Prima selaku kontraktor pelaksana.

Mengulik lebih lanjut Muhammad Abduh azizul gaffar selaku ketua umum Aliansi Mahasiswa Peduli rakyat (AMPERA) berhasil dikonfirmasi dia mengatakan, Sangat menyayangkan sikap arogansi pihak oknum kontraktor yang terkesan kekanak-kanakan. Yang menebar ancaman untuk menghalang- halangi Hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat dimuka umum.

“Olehnya itu Saya menghimbau kepada Aparat penegak hukum untuk segara Mengatensi Laporan dan aspirasi yang disampaikan oleh teman-teman Koalisi lintas lembaga terkait dugaan indikasi korupsi pada proyek pekerjaan jalan Baypass sumpalabbu di kabupaten Bone yang sempat mangkrak kiranya di agregasi,” ucap Abduh.Minggu (19/2/2023).

BACA JUGA:  Kapolresta KBP Buher Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi di Kota Malang

Proyek pekerjaan jalan senilai Rp11,336 miliar lebih milik Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2022 itu, tak kunjung dikerjakan oleh CV Bukaka Multi Prima selaku kontraktor pelaksana tak kunjung selesai dan sudah menyebrang tahun.

Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang) Bone terkesan melakukan pembiaran rekanan menyelesaikan proyek tahun 2022 di 2023.

BACA JUGA:  Kadin Sultra Berikan Bantuan Dana PNBP Bagi Pelaku UMKM, Kemenkumham Sultra Berikan Apresiasi

“Itu salah besar dan kuat dugaan ada kongkalikong antara kontraktor pelaksana dan dinas terkait untuk merampok uang rakyat dan merugikan keuangan negara,” tutupnya.

Laporan: Redaksi.

Total Views: 472 ,

Comment