Daerah  

KPU Buton Utara Pastikan Perekrutan PPK dan PPS Sudah Sesuai Regulasi

Yus Asman

BUTON UTARA, SS – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton Utara (Butur), Hasruddin, mengatakan, perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Butur berjalan sesuai dengan regulasi yang ada.

“Saya kalau persoalan perekrutan kemarin itu (PPK dan PPS) memang berjalan sesuai dengan regulasi yang ada,” kata Hasruddin, saat ditemui di lokasi bimbingan teknis PPK, di Hotel Sara’ea, Kecamatan Kulisusu.Sabtu (4/2/2023).

Dikatakannya, proses perekrutan PPK dan PPS itu pertama dimulai dari pendaftaran, kemudian setelah pendaftaran berakhir, diumumkan kelulusan administrasi.

Setelah peserta dinyatakan lolos administrasi, maka peserta yang lolos administrasi mengikuti tahapan berikutnya untuk mengikuti tes tertulis dengan metode Computer Assisted Test (CAT).

BACA JUGA:  Jalin Sinergitas, Panitia Pemilihan Kecamatan Silaturahmi di Polsek Wangi-Wangi Selatan

“CAT itukan kita yang di Butur itu berdasarkan tiga kali kebutuhan, yaitu PPS nya 9 orang untuk setiap desa. Namun, ada beberapa desa yang mengikuti CAT itu hanya 6 orang, kadang 7 orang. Karena jumlah pendaftarnya juga sejumlah itu,” ungkapnya.

Lanjutnya, begitu pula dengan PPK, semua proses seleksi berjalan sesuai dengan regulasi dan petunjuk teknis yang ada.

Kemudian untuk PPS, setelah mengikuti CAT, untuk pendaftarnya melebihi dari 9 orang, maka pihaknya menetapkan berdasarkan nilai CAT sejumlah 9 orang.

“Kalau yang di bawah 9 orang, dinyatakan lolos semua untuk mengikuti wawancara,” katanya.

Kemudian pada proses wawancara itu metodenya adalah, semua peserta melaksanakan wawancara sistem panel. Artinya, Komisioner KPU Kabupaten Butur itu duduk berlima, kemudian masuk peserta setiap desa untuk mengikuti wawancara.

BACA JUGA:  Pemprov Sultra Dinilai tak Punya Nyali Memperbaiki Infrastruktur Jalan di Kecamatan Lambandia

Setelah itu hasil wawancara berdasarkan penilaian-penilaian dan regulasi yang ada. Yang dinilai itu pengetahuan tentang kepemiluan, kemudian mengenai integritas. Dikatakan Hasruddin, hal-hal seperti itulah yang dinilai oleh kelima komisioner KPU.

“Ada tiga item penilaian yang kita laksanakan, dari hasil penilaian kelima komisioner itu kita bawa ke pleno,” ujarnya.

Dari pleno itu, pihaknya menyusun dan merangking setiap nilai peserta masing-masing. Untuk PPK pihaknya merangking dari rangking satu sampai rangking lima, itulah yang berhak untuk lolos.

BACA JUGA:  Sambut Hari Bhayangkara ke 77, Ratusan Peserta Ikut Meriahkan Turnamen Domino di Polres Butur

“Kemudian untuk PPS, dirangking dari nilai kelima komisioner itu, dari rangking satu sampai tiga itulah yang ditetapkan untuk menjadi anggota PPS,” sebut Hasruddin.

 

Laporan: Redaksi.

Total Views: 427 ,

Comment