Daerah  

KSDA Butur II Sita Kayu Ilegal, Barang Bukti Tidak Diangkut Semua, Ada Apa? 

Yus Asman
Ketgam:

BUTON UTARA, SiberSultra.id – Petugas Konservasi dan Sumber Daya Alam (KSDA) Buton Utara unit II menyita 5 kubik lebih kayu ilegal di Desa Bubu dan Bubu Barat kecamatan Kambowa. Namun yang diangkut untuk dijadikan barang bukti hanya 5 kubik saja.

Jenis kayu batu yang disita itu diduga hasil pembalakan liar. Saat ini kayu yang 5 kubik itu itu telah diamankan di kantor KSDA Desa Ronta, kecamatan Bonegunu. Sedangkan sisanya dibiarkan di hutan.

Kepala Resort Konservasi Sumber Daya Alam Buton Utara II, Yusri mengatakan dirinya melakukan penyitaan terhadap kayu tersebut lantaran jenis kayu batu itu diolah dari hutan kawasan negara.

BACA JUGA:  Budayakan Adat Tradisi, Sanggar Balaimmas Bone Lipu Gelar Acara Seni Tarian 

Barang Bukti yang tidak diangkut hanya dibiarkan di hutan oleh pihak KSDA Butur II.

“Setelah kami cek kayu itu, memang asal dari kawasan kita, kawasan hutan negara,”katanya saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (24/05/2023).

Yusril mengungkapkan, jenis kayu batu yang disita seharusnya lebih dari 5 kubik. Namun keterbatasan anggaran dan kendala kendaraan sehingga tidak bisa diangkut semuanya.

BACA JUGA:  Bupati Butur Resmikan Jaringan PLN di Desa Langere

“Kemarin itu kami tidak muat semua, karena mobil, kondisi jalan, lebih dari 2 kubik,” ungkapnya.

Ia juga mengaku hingga saat ini pelaku ilegal loging tersebut belum diketahui.

“Kita ini belum tau yang punya kayu. Kami ini barang temuan. Yang kami mintai keterangan itu dia tidak tau juga. Kami bawa ini supaya kami tau siapa yang punya kayu,” tuturnya.

Laporan: Redaksi.

Total Views: 478 ,

Comment