Hukrim  

Laode Hermawan : Aparatur Sipil Negara Kena Kasus Narkoba Dapat Dipecat

Yus Asman

SIBERSULTRA.ID, BUTON UTARA – Ketua Lepidak Sultra Laode Hermawan,S.H Angkat Bicara Terkait Salah Satu Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang di tangkap Polisi Atas Dugaan Penyalahgunaan Narkoba.

Tertangkapnya Oknum ASN tersebut yang menjabat sebagai Pj Kades Sekaligus Lurah di Butur,ini membuktikan bahwa pecandu Narkoba dikalangan ASN terbilang marak termasuk Sistim Manajemen di Butur sangat lemah pengawasannya, karena narkoba seperti Gunung es.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Lepidak Sultra Laode Hermawan kepada media sibersultra.id melalui Press Rilisnya.Jum’at (27/5/2022).

Laode Hermawan yang biasa disapa Mawan mengungkapkan hal ini terbukti dengan ditangkapnya Lurah labuan dan sekaligus plt. Kades, yang mempertanggung jawabkan dua mata anggaran telah ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Butur.

“Kalau kita melihat kepercayaan yang diberikan kepada ASN tersebut dengan dua jabatan dan dua mata anggaran yang dikelola merupakan kepercayaan pimpinannya yang sangat luar biasa,”ungkapnya

BACA JUGA:  JAM-Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani: Optimalisasi Peran Kejaksaan RI dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024

tetapi ironisnya justru terlibat sindikat narkoba, dan parahnya kata dia, ASN tersebut ternyata sudah dua kali terlibat kasus narkoba, tapi masih dipercaya menjabat ini baru terjadi di wilayah RI yaitu di Pemda Butur.

“Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terjerat dalam kasus narkoba bisa di pecat, jika bila sudah dua kali melakukan perbuatan yg sama sebagai pengguna Narkoba,”jelasnya

Lebih lanjut Mawan menjelaskan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Butur dapat melakukan diskresi khusus untuk memberhentikan PNS tersebut, karena BKPSDM sebagai Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin di Pemda Butur.

“Kalau sudah dua kali melanggar disiplin, dia dapat dipecat,”  tegas Mawan.

BACA JUGA:  Kapal Motor Tanpa Nama Muat Ribuan Liter BBM Jenis Solar Diamankan Polisi

Hal itu dikatakan Mawan yang juga Mahasiswa Magister Hukum ini, menanggapi pemberitaan terkait PNS di lingkungan pemerintahan Kabupaten Butur berinisial R yang ditangkap polisi akibat keterlibatannya dalam kasus narkoba.

“Sebetulnya dalam Undang-Undang tidak disebutkan berapa kali, tapi bagi yang sudah dua kali melanggar aturan disiplin PNS, PPK dapat melakuan diskresi, memberhentikan PNS tersebut, Seorang PNS yang terbukti bersala selain harus dikenakan sanksi pidana, dia dipecat sebagai PNS,”kata Mawan

“terkait Disiplin ASN Sudah jelas Sanksinya diatur dalam peraturan pemerintah No. 94 tahun 2021 tentang pelanggaran disiplin, disitu penjelasannya sangat tegas, jelas dan terinci,”tambahnya

Menurutnya hanya yang menjadi permasalahan jangan sampai pejabat yang akan melakukan tindakan disiplin khususnya di bidang BKPSDM mungkin saja ada masalanya dalam artian tidak bersih diri juga, sehingga enggan melakukan proses penegakan disiplin.

BACA JUGA:  Rugikan Keuangan Negara Sebesar Rp 447 Juta, Mantan Pj Kades Laeya Ditahan Polres Butur

“Karena kalau kami amati banyak ASN yang terlibat pelanggaran disiplin tapi belum ada yang dijatuhi hukuman sehingga ASN yang menduduki jabatan tidak ada data yg valid ttg Asn yg telah melakuka melanggaran asal ditempatkan sj tidak ada kreteria yang diatur sesuai meried jabatan,”tutupnya

 

Laporan : Man

Total Views: 561 ,

Comment