Masalah Pribadi !! Suami Tega Aniaya Dan Parangi Istri, Ini yang dilakukan Satgas Yonif 725 Woroagi

Yus Asman

PAPUA SELATAN, SiberSultra.id – Respon cepat laporan masyarakat, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725 Woroagi dibawah naungan Kolakops Korem 174/ATW Melalui Pos 5 /B Arimop membantu mengevakuasi Ny. Agustana Wanamop (30) korban penganiayaan dan pemarangan yang dilakukan oleh sang suami inisial DW (38), kejadian ini terjadi di Kp. Yerop, Distrik Arimop, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Senin (20/03/2023).

Menurut pengakuan Danpos 5/B Arimop Serka Yosep Jackson, bahwa kejadian tersebut didasari adanya masalah rumah tangga antara Korban dan pelaku sang suami.

“Ini berawal kami menerima laporan dua orang masyarakat a.n. Sdr. Wilahemus dan Sdr. Renius Rumatokye, bahwa adanya kejadian KDRT berupa penganiayaan dan pemarangan yang dilakukan oleh suaminya sendiri (pelaku), menurut kesaksian masyarakat setempat bahwa hal ini terjadi karena masalah pribadi yang ada dalam rumah tangganya,”jelas Yosep Jackson

BACA JUGA:  Koalisi Lintas Lembaga Gelar Aksi Demonstrasi Jilid II Terkait Kasus Tambang Sinjai

Kesempatan yang sama, Komandan Satgas Yonif 725/Wrg Letkol inf Syafruddin Mutasidasi mengungkapkan telah menyerahkan perkara tersebut ke pihak instansi terkait.

“Seperti apapun masalah dalam rumah tangga, tetap tidak dibenarkan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), apa lagi sampai menggunakan sajam yang mengancam nyawa, ini sama sekali tidak dibenarkan,”ujar Dansatgas.

“Untuk korban kita lakukan evakuasi ke Rumah Sakit terdekat guna menerima tindakan medis yang lebih intensif, dan untuk pelaku kita serahkan kepada instansi terkait dalam hal ini kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutup Letkol Inf Syafruddin.

BACA JUGA:  Warga Sinjai Rugi 93 Juta Rupiah Akibat Beli Mobil Avanza yang Diduga Bodong, Oknum Polisi Terkuak Terlibat

Tokoh Adat Kp. Yerop, Bapak Bartomius sangat berterimakasih kepada Satgas Yonif 725/Wrg khususnya Pos 5/B Arimop yang telah sigap menindak lanjuti kejadian yang terjadi di wilayah Kp. Yerop, Ia juga berterimakasih telah membantu proses evakuasi yang diberikan terhadap korban.

Akibat tindakan pelaku DW (38), Korban menderita luka terbuka akibat senjata tajam (sajam) pada pergelangan tangan kiri dan pergelangan kaki kiri.

BACA JUGA:  Diduga Lakukan Penganiayaan, GAKPA SULTRA Mengutuk Keras Perilaku Oknum Anggota DPRD Butur 

 

Laporan : Redaksi.

Total Views: 317 ,

Comment