Menteri Advokasi dan Pergerakan BEM UHO Minta Rektor UHO Tegas Dalam Menetapkan Sanksi 

Yus Asman

SIBERSULTRA.ID, KENDARI – Menteri Advokasi dan Pergerakkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) Ahmad Zulkarnain Meminta dengan tegas kepada rektor UHO agar menetapkan sanksi terhadap oknum dosen yang diduga melecehkan mahasiswanya.

 

Dewan Kode Etik UHO telah melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelecehan seksual yang di lakukan oleh oknum dosen prof B yang melecehkan mahasiswi Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) inisial R.

 

Hal itu dikatakan oleh Menteri Advokasi Dan Pergerakkan BEM UHO Ahmad Zulkarnain kepada awak media sibersultra.id.Kamis (28/7/2022).

BACA JUGA:  Jelang Buka Puasa, Polsek Kulisusu Kembali Melakukan Bagi-bagi Takjil

 

Ahmad Zulkarnain menjelaskan pemeriksaan itu berlangsung mulai tanggal 25 sampai 27 Juli 2022 di gedung rektorat dimana Pemeriksaan berlangsung secara tertutup dengan menghadirkan pelapor,terlapor serta saksi – saksi untuk mengetahui serta memutuskan terkait kebenaran dari aduan mahasiswa tersebut.

 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang di lakukan kepada semua pihak terkait baik itu oknum dosen,korban dan saksi – saksi Ketua Dewan Kode Etik UHO La Iru memberikan keterangan setelah melakukan pemeriksaan bersama pihaknya,mereka dapat menyimpulkan bahwa terlapor terbukti bersalah dan melanggar kode etik,”ungkapnya

BACA JUGA:  Polri Lakukan Penanaman 250 Ribu Pohon Mangrove di Taman Wisata Muara Angke

 

“Serta menyampaikan terkait sanksi pihaknya akan merekomendasikan kepada pimpinan kepegawaian dalam hal ini rektor universitas halu oleo,”sambungnya

 

Maka dari itu selaku Menteri Advokasi Dan Pergerakkan BEM UHO Ahmad Zulkarnain Meminta kepada Rektor UHO agar objekif dalam menetapkan sanksi serta tidak tanggung – tanggung bila perlu memberikan sanksi berat berdasarkan aturan yang berlaku.

 

“karena hal itu telah merusak citra universitas halu oleo serta menjadi contoh buruk di kalangan semua pihak,dan agar menjadi catatan agar tindakkan seperti itu tidak terjadi kembali,”tutupnya

BACA JUGA:  Keluarga 4 Terdakwa Korban Dugaan Kriminalisasi Mafia Tanah Menunjuk Kuasa Hukum dari Organisasi PPWI Nasional

 

Laporan: Umar Saleh.

Editor:Asman

Total Views: 479 ,

Comment