Napi Diduga Bebas Gunakan HP, DPC PPWI Konawe Kritik Kinerja Lapas Kendari

Yus Asman

KENDARI, Sibersultra.id – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Konawe, Andi Ifitrah melakukan temu audiens di kantor Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kendari. Rabu (19/07/2023).

Kegiatan audiens itu, Ketua DPC PPWI Konawe bersama rekan-rekan bertujuan guna untuk mempertanyakan adanya dugaan Warga binaan atau narapidana (Napi) di Lapas Kelas IIA Kendari diduga masih bebas menggunakan telepon genggam dalam mengendalikan dugaan peredaran narkoba dari dalam lapas.

ketua DPD PPWI Konawe Andi mengatakan saat dimintai keterangan sudah cukup bukti kalau di depan KPLP lapas langsung mengecek apa benar nomor HP yang dia telpon itu diduga napi narkoba yang di dalam lapas.

BACA JUGA:  Ratusan Jamaah Padati Reses Anggota DPRD Parepare Rudy Najamuddin

“Ini saya sudah dua kali berkunjung ke lapas 11A Kendari pertama ketemu langsung dengan Kalapas, dan yang kedua dengan di temui KPLP sendiri dengan agenda yang sama,” ungkapnya.

Terkait adanya pembiaran pengunaan HP untuk napi narkoba, Menurutnya sudah cukup jelas pihak lapas sudah tau dari jauh hari sebelum.

“Saya selaku ketua DPC PPWI Konawe kritik kinerja lapas Kendari, insyaallah dalam waktu dekat ini saya dan teman teman akan lakukan demo atas dugaan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala KPLP Andi Fahriadi Menanggapi adanya informasi terkait napi yang bisa menggunakan telepon atau handphone didalam Lapas, ia mengatakan bahwa itu tidak bisa karena bertentangan dengan regulasi yang ada.

BACA JUGA:  Rakor Persiapan Pembentukan KPPS Pemilu Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Butur 

“Jumlah napi yang berada di Lapas Klas IIA Kendari juga sudah melebihi dari kapasitas yang ada, dan Intinya (penggunaan HP) itu tidak bisa,” kata Kepala KPLP.

“Jumlah warga binaan (napi) kami disini juga over kapasitas,” tambahnya.

Namun ia juga menjelaskan bahwa ada kelemahan dalam upaya mendeteksi penggunaan HP didalam lapas karena minimnya teknologi yang mereka miliki juga akan selalu ada upaya yang dilakukan orang (Napi – red) jika ingin melakukan hal yang salah.

BACA JUGA:  Rahmat Manan Kembali Sumbangkan Medali Perak Untuk Sultra Dikejuaraan Pornas Korpri 

“Selalu ada cara yang akan dilakukan, entah itu melalui keluarganya, dilempar, atau bisa juga melalui oknum (petugas lapas – red),”tutupnya.

Laporan: Redaksi.

Total Views: 754 ,

Comment