Pengaspalan di Desa Waode Angkalo Dinilai Dikerja Asal-asalan, Ini Tanggapan Kadis PUPR Butur

Yus Asman

Sibersultra.id, Buton Utara – Salah satu masyarakat yang dijuluki sebagai aktivis jalan kabupaten Buton Utara (Butur),Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra),Samsudin menyuarakan aspirasinya melalui Facebook menilai pekerjaan pengaspalan jalan yang ada di desa Waode Angkalo dinilai dikerja asal-asalan.

Pernyataan Samsudin itu diungkapkan melalui akun Facebooknya atas nama Herkules yang disebar di media sosial groub Butur perubahan.

Postingan yang memiliki 113 like, 74 komentar, 76 kali dibagikan dan 8000 tayangan itu terkait kondisi keadaan pengaspalan jalan Waode Angkalo dan diminta agar dikerja ulang karena tidak sesuai seperti yang diharapkan oleh masyarakat.

“Saya Salut,pantau terus Bang,semangat,” kata Wha Sinar dalam mengomentari status Herkules itu.

Datang lagi dari akun Facebook atas nama Sherlin Lomban berkomentar meminta herkules agar memantau terus pekerjaan jalan yang ada di Butur.

“Lanjutkan pantau teruss biar sampai kemata pekerja nya,” ucap Sherlin Lomban.

Sementara itu dalam postingannya herkules memaparkan kondisi jalan yang ada di desa Waode Angkalo.

BACA JUGA:  Hanya Miliki 9 Orang Siswa, Salah Satu Sekolah di Buton Utara Terancam Tutup

“Inilah kondisi pengaspalan jalan waode angkalo . Saya mewakili suara masyarakat pengguna jalan tidak terima hasil kerja seperti ini ,saya sampaikan kepada kontraktornya tidak ada alasan harus di kerja ulang,” ucap Samsudin melalui akun Facebooknya atas nama herkules.Senin (23/1/2023).

Dalam postingannya itu ia juga meminta kepada kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Butur agar turun langsung mengecek dilapangan untuk melihat dan menyaksikan secara langsung kerja kontraktor

“Saya sampaikan kepada Kepala Dinas PUPR kalau ada pekerjaan seperti ini saya berharap harus turun cek di lapangan untuk melihat dan menyaksikan kerja kontraktor,” harapnya.

Ia juga meminta agar Kadis PUPR jangan hanya bersantai duduk di kursi empuknya guna menerima informasi dari kontraktor.

“Jangan hanya santai duduk di kursi empuk dan jangan hanya terima info dari kontraktor bahwa hasil kerjanya sudah baik tenyata bukti di lapangan tidak sesuai apa yang kita harapkan,”tegasnya.

BACA JUGA:  Kondisi Jalan Sangat Buruk, Lepidak Sultra Minta Pemerintah Segera Lakukan Tindakan

Sementara itu, saat di konfirmasi Kadis PUPR Butur Mahmud Buburanda mengatakan belum mendapatkan laporan teknis dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai penanggung jawab kontrak pekerjaan yang ada di desa Waode Angkalo.

“Saya juga belum dapat laporan teknis dari PPK sebagai penanggung jawab kontrak pekerjaan jalan di waode angkalo, sebaikya untuk penjelasan teknis di tanyakan langsung ke Pak Zalman sebagai PPK nya,” ungkap Mahmud Buburanda Kepada Sibersultra.id Melalui WhatsApp.Selasa (24/1/2023).

Mahmud Buburanda mengatakan terkait pengaspalan yang dimaksud akan menunggu Informasi dari PPK, setelah itu baru turun kelapangan untuk melakukan pengecekan bersama.

“Sekiranya di lapangam tidak sesuai maka sesuai pasal-pasal dalam kontrak pekerjaan akan di lakukan perbaikan yang menjadi tanggung jawab pihak penyedia sebelum di lakukan pembayaran,”tegasnya.

BACA JUGA:  Gelar Safari Ramadhan di Masjid Babut Taqwa, Bupati Butur Ajak Masyarakat Kuatkan Komitmen dan Kebersamaan

Ia juga tak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada Herkules yang sudah banyak membantu PU dalam pengawasan pekerjaan.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada pak hercules karena banyak membantu PU dalam pengawasan pekerjaan,” ungkapnya.

Menurutnya, uang jalan tersebut di peroleh dari pajak masyarakat untuk kepentingan masyarakat.

“Jadi sudah pas pengawasan di lakukan semua pihak agar pengendalian mutu, kuantitas, biaya dapat terpenuhi,” tutupnya.

 

Laporan: Asman

Total Views: 777 ,

Comment