Daerah  

Pimpin Rapat Percepatan Penurunan Angka Stunting, Ahali: Masalah Stunting Salah Satu Perhatian Serius Untuk Diatasi Bersama

Yus Asman

SiberSultra.id, Buton Utara – Wakil Bupati Kabupaten Buton Utara (Butur) Ahali, Memimpin Rapat Koordinasi tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Butur yang di selenggarakan di Aulah Bappeda.Kamis (7/7/2022).

Hal itu dilakukan Sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting tingkat kabupaten Butur, dimana dalam rapat tersebut Wabup Butur Ahali didampingi Sekda Butur Muh. Hardhy Muslim dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Butur Muniarti M Ridwan.

Dalam Sambutannya Wabup Butur Ahali mengatakan terkait masalah stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekuarangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawa standar yang ditetapkan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan, menjadi salasatu perhatian serius untuk diatasi bersama.

BACA JUGA:  Wabup Butur Hadiri Rakernas Apkasi ke XV di Tengerang

 

“Dengan interfensi Pemerintah Daerah dengan melibatkan stakeholder sampai di tingkat Desa, maka angka stunting di Butur dapat diminimalisir,”ujarnya

 

Dirinya juga mengungkapkan agar para Camat bersama Kepala Desa dan Lurah disarankan untuk memonitor serta mendata masyarakatnya yang terindikasi stunting sebagai sasaran program pencegahan stunting.

 

Selaku Ketua tim percepatan penurunan Stunting Butur Menurutnya, upaya tim percepatan penurunan Stunting tidak cukup ditangani oleh Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana ataupun Dinas Kesehatan semata.

BACA JUGA:  Satresnarkoba Polres Butur Amankan Pelaku Pengguna Narkotika Jenis Sabu

 

“Akan tetapi dengan melibatkan banyak pihak dimasing-masing level pemerintahan untuk menekan dan menurunkan angka stunting di Buton Utara,”terangnya

 

Dalam kesempatan yang sama Ketua TP. PKK Kabupaten Butur Muniarty M. Ridwan menyatakan bahwa pihaknya di PKK ada dua pokja yang menangani stunting, antara lain isu kesehatan ada di pokja 4 dan pokja 3 terkait pangan dan sandang.

 

Menurutnya, masalah stunting dibutuhkan koordinasi dan penenganan bersama para pihak, tidak cukup kalau hanya ditangani oleh instansi teknis, akan tetapi semua OPD turut serta dalam ikut melakukan penurunan angka stunting.

 

“Maka dari itu saya mengajak semua pihak termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur untuk berkontribusi sesuai dengan tugas fungsinya masing-masing, untuk menekan angka stunting di Buton Utara,”ucapnya

BACA JUGA:  Kades Tetesingi Ahmad Yani Bantah Tuduhan Penyelewengan BLT DD 

 

Laporan : Tim

Total Views: 419 ,

Comment