News  

Polresta Kendari Diminta Segera Menangkap 3 Pria Pelaku Dugaan Pencabulan di Konsel

Yus Asman

KONSEL, SIBERSULTRA.ID – Salah seorang wanita inisial IL (16) asal desa Morome kecamatan konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) diduga menjadi korban pencabulan terhadap tiga orang lelaki, tepatnya di Wisma Surya pada 11 Mei 2022 lalu.

Akibat perbuatan ketiga pelaku, korban harus menanggung aib dan malu di kalangan keluarga dan di tempat tinggal korban akibat pencabulan yang di alaminya.

IL mengungkapkan kronologis kejadian pencabulan yang dialaminya, sebelumnya dihubungi oleh pelaku UD untuk diajak jalan, sekitar pukul 13.00 wita ia menunggu didepan Kantor UPTD Peternakan yang terletak di Desa Morome kecamatan Konda.

Kemudian saat UD tiba ditempat, langsung mengajaknya jalan namun sebelumnya singgah diwarung setelah itu IL diajak menuju kebukit Cialam yang terletak di Desa Cialam jaya kecamatan Konda.

“Kemudian saya diajak menuju kesawa , setelah itu di ajak lagi menuju ke Wisma Surya yang terletak di Desa Konda tersebut,” Kata IL kepada awak media saat ditemui di kediamannya.Minggu (11/9/2022).

IL mengaku dekitar jam 5 Sore ia dan pelaku tiba di wisma, setelah masuk didalam kamar UD dengan secara paksa, langsung menarik baju IL dan membuka secara paksa pakaian yang dpakainya.

BACA JUGA:  Polda Sultra Gelar Jumat Curhat, Warga Minta Dibangunkan Polsek Kadia

“Setelah itu saya disetubuhi,” ungkap korban.

Setelah UD selesai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku keluar dan menghubungi dua orang temannya masing masing berinisial RS dan OE ,yang beralamat di Desa Masagena Kecamatan Konda Kabupaten Konsel.

Beberapa menit kemudian sekitar pukul 5.30 Sore menjelang magrib kedua pelaku tiba diwisma Surya langsung masuk didalam kamar tempat korban berada, sambil membawa minuman keras dimana kedua pelaku memaksa korban untuk minum.

“Pelaku UD keluar meninggalkan kedua temannya , saya melihat ada obat sejenis Pil yang di masukan di dalam minuman tersebut , saat di minum korban langsung mabuk tak sadarkan diri diatas tempat tidur,” ucapnya.

Karena korban tidak sadarkan diri, kedua rekan UD diduga menyetubuhi korban secara bergantian, dan setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya kedua pelaku meninggalkan korban sendirian diatas tempat tidur dalam keadaan tak sadarkandiri.

Saudara korban saat di konfirmasi mengatakan bahwa, karena sudah malam keluarga merasa cemas karena adiknya (korban) belum pulang kerumah.

BACA JUGA:  Danrem 143/HO: Jaga Kekompakan dan Pererat Tali Silahturahmi Dimanapun Kita Bertugas

Untuk mencari tau keberadaan adiknya, ia berusaha mencari dan singgah bertanya di wisma Surya sambil memperlihatkan foto yang di cari pada pemilik Wisma.

“Ternyata adik saya ada disalah satu kamar dalam keadaan tak sadarkan diri dan diduga kuat adiknya telah mendapatkan perlakuan yang senono di setubuhi,” ujarnya.

Tanpa membuang waktu kata dia, pihak keluarga bersama korban langsung ke Polsek Konda,untuk melakukan pelaporan, namun pihak Polsek Konda arahkan Ke Polresta Kendari dan rumah sakit Bhayangkara untuk di Visum.

Penyidik Polresta Kendari mengeluarkan Surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan ( SPPHP) Nomor B/539/V/2022/ Sultra/ Resta Kendari tanggal 12 Mei 2022.

“Sejak tanggal 11 Mei 2022 laporan pencabulan ini di laporkan di Polresta Kendari ,sampai saat ini pelakunya belum di tangkap,” kata Saudara korban.

Ia mengatakan pihaknya telah beberapa kali datang di Polresta Kendari menemui penyidik untuk mempertanyakan perkembangan kasus tersebut.Namun jawaban yang disampaikan, bahwa masih proses mediasi dan diarahkan untuk mencari tau dimana keberadaan pelaku.

BACA JUGA:  Sempat Ditawarkan Berdamai Oleh Tim Ad Hoc DKKED UHO, Korban Dugaan Pelecehan Menolaknya

kata dia, ketiga pemuda oknum Pelaku Pencabulan kepada adiknya tersebut yang terjadi di wisma Surya sampai saat ini belum ditangkap.

“Selaku keluarga korban, kami minta agar aparat penegak hukum secepatnya menangkap para pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutupnya.

 

Kapolresta Kendari Kombes Pol Muh .Eka Faturahman ,Saat di konfirmasi lewat WhatsApp pribadi terkait kasus tersebut , Mantan Dir Narkoba Polda Sultra ,arahkan ke Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kasat Reskrim saat di konfirmasi lewat WhatsApp terkait kasus tersebut tidak ada balasan .

 

Laporan: Redaksi.

Total Views: 645 ,

Comment