Rangkap Tiga Jabatan Strategis, LIRA Sultra: Ada Apa Antara Sitti Chadidjah dan Bupati Konsel.

Yus Asman

SiberSultra.id, Konawe Selatan – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali soroti kebijakan Bupati Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) H Suruddin Dangga.

 

Pasalnya Bupati Konsel H.Suruddin Dangga  masih tetap memberikan tugas tambahan kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konsel Sitti Chadidjah, dengan melantiknya sebagai Pj Sekda.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur LIRA Sultra Karmin,S.H kepada media Sibersultra.id melalui Press Rilisnya.Kamis (9/6/2022).

“Padahal sebelumnya LIRA juga sudah menyoroti hal ini, dimana Sitti Chadidjah merangkap tiga jabatan sekaligus. Namun Bupati Konsel masih memaksakannya dengan melantik hari ini sebagi Pj Sekda,”ungkapnya

Dikatakan Gubernur LIRA Sultra, Karmin SH, kembali melantik ibu Chadidijah sebagai Pj Sekda Konsel, yang dimana saat ini dia juga menjabat sebagai Kepala BKPSDM dan Plt Kadis Perikanan Konsel.

“Tiga jabatan sekaligus, gimana cara dia menjalankan tugas pemerintahan tersebut, kita pertanyakan apakah akan efektif, karena ini sudah tiga jabatan yang diembanya. Selain itu apakah di Konsel itu hanya ibu Hadidjah saja pejabat yang ada dan mampu, terus yang lain kenapa tidak dipercayakan biar tidak terkesan dipaksakan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Jadi Pemateri di Seminar Nasional Kepemudaan, Erni Bajau: Banyak Instansi Pemerintah dan Swasta Kekurangan SDM Bidang IT

 

Ini jalas, lanjut Karmin, dugaan ingin memonopoli sejumlah jabatan. Karena setahu kami masih banyak PNS yang pangkatnya bersyarat di Konsel. Namun lagi-lagi semau mau Bupati Konsel melakukan nonjob kepada pejabat Kadis dan memaksakan Kadis lain merangkap jabatan. Dan ini juga merupakan pembiaran oleh Bupati.

 

“Beberapa Dinas di Konsel, sudah lama dijabat oleh Plt bahkan merangkap jabatan lain, namun tidak segera melakukan asesmen agar segera terisi devenitif. Dinas dimaksud yakni dr Boni L Pramana menjabat sebagai Kepala RS Konsel juga Plt Kadis Keseheatan, I Putu Darta sebagai Kepala Perijinan juga Plt Dispora Konsel, kemudian Mujahidin Kepala BPKAD Konsel juga Plt Inspektorat,” bebernya.

BACA JUGA:  Mahasiswa Teknik Mesin UHO Asal Butur Lulus Program Kampus Merdeka di Jepang

 

Lebih lanjut kata Karmin, yang paling parah dan perdana terjadi di Konsel, adalah Sitti Chadidjah menjabat sebagai Kepala BKPSDM, juga Plt Kadis Perikanan, serta Pj Sekda Konsel. Ini ada kejanggalan Dinas strategis diborongkan kepada satu orang. Gimana bisa efektif dalam menjalankan tugas.

 

“Kemudian ada pernyataan Bupati Konsel H Surunuddin Dangga dibeberapa media, terkait Kepala BKPSDM yang layak ditunjuk menjadi Plh Sekda, bahkan kini sudah dilantik lagi sebagai Pj Sekda Konsel. Sebenarnya kurang etis saja, pasalnya masih banyak pejabat yang bersyarat dan tidak mendukuki jabatan strategis, itu bisa di tunjuk menjadi Pj Sekda. Ketimbang dipaksakan untuk memonopoli sejumlah jabatan penting,” ungkapnya.

 

Ditambahkan Karmin, hal ini tentu akan menjadi pertanyaan publik terkait kebijakan Bupati Konsel yang memaksakan, bahkan memonopoli tiga jabatan strategis tersebut. Dan ini perdana terjadi di Konsel merangkap tiga jabatan sekaligus.

BACA JUGA:  Peringati HUT ke 16, PPWI Kalsel Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Buka Gerai UKM

“Istimewanya Sitti Chadidjah itu apa, sehingga bisa memonopoli jabatan, di Konsel itu banyak yang memenuhi syarat selain dia. Timbul pertanyaan dan dugaan ada apa antara Bupati Konsel dan Sitti Chadidjah, apakah ini murni karena kebijakan, ataukah untuk mengamankan kebijakan Bupati. Atau ada hubungan lainnya,” tukas Karmin.

Hingga sampai berita ini di terbitkan belum ada tanggapan dari pihak terkait.

Laporan : Tim

Total Views: 365 ,

Comment