Daerah  

Ridwan Zakariah Apresiasi Pandangan Seluruh Fraksi DPRD Atas Raperda APBD-P Butur T.A 2022

Yus Asman

BUTON UTARA, SIBERSULTRA.ID – Bupati Buton Utara (Butur) Muhammad Ridwan Zakariah, mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur atas pandangannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2022.

Ucapan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Butur saat menjawab sekaligus memberi penjelasan, atas Pandangan Umum dari masing-masing Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD-P Kabupaten Butur TA 2022, di ruangan sidang Paripurna DPRD Butur. Rabu (21/9/2022).

Adapun tanggapan Bupati Butur Ridwan Zakariah terhadap saran dan usulan dari Fraksi-Fraksi yaitu.

Pertama Tanggapan terhadap pandangan Fraksi Gerakan Amanah Rakyat Terkait Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), suda searah sejalan dengan kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus menggali dan mengidentifikasi serta mengoptimalkan PAD.

Dengan demikian dirinya berharap ada dukungan dari Pimpinan dan Anggota DPRD terutama tersedianya regulasi yang menjadi dasar Penerimaan pajak dan retribusi daerah, seperti pengoptimalan penerimaan dari sektor pariwisata, pertanian, perikanan, perhubungan dan sektor lainnya.

BACA JUGA:  Dosen Pascasarjana Kajian Budaya Gelar Penyuluhan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Paving Block

Mengenai sektor pelayanan Umum, menurutnya sudah menjadi Visi dan Misi Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Pembangunan infrastruktur khususnya jalan menjadi program prioritas untuk mendukung akselerasi tumbuhnya perekonomian di masyarakat, distribusi hasil pertanian dan perikanan semakin mudah serta tumbuh kembangnya UMKM.

Kedua, tanggapan Bupati Butur terhadap Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan menjelaskan amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 Tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi tahun anggaran 2022 suda dialokasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Butur dalam perubahan APBD 2022 dengan anggaran sebesar 2 Porsen Rp.2.546.021.764 dari dana transfer umum dengan peruntukan pemberian bantuan sosial, subsidi transportasi dan pembukaan lapangan kerja.

Pemda juga akan melakukan upaya peningkatan PAD melalui pembaruan regulasi tentang pajak dan retribusi daerah sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 Tentang hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah.

“Selanjutnya dalam waktu dekat Pemda akan melakukan pemutihan syarat pendirian bangunan dan gedung,” pungkasnya.

Selanjutnya, Pembina kepegawaian akan melakukan Monitoring Dan Evaluasi (Monev) secara berkala terhadap program kegiatan yang telah dilaksanakan dan direncanakan pada APBD.

BACA JUGA:  Budayakan Adat Tradisi, Sanggar Balaimmas Bone Lipu Gelar Acara Seni Tarian 

Monev kinerja ASN, Pemda akan membangun kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menggunakan aplikasi E-Kinerja agar Kehadiran dan kinerja ASN termasuk sasaran kinerja dapat terpantau melalui aplikasi E-Kinerja.

Ketiga, Tanggapan Bupati Butur terhadap Fraksi Golongan Karya, tentang peningkatan belanja sebesar 4,21 Porsen telah diperuntukkan bagi peningkatan kualitas pelayanan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat termasuk penanggulangan dampak inflasi sudah tersedia dalam APBD perubahan 2022.

Ke empat, tenggapan terhadap Fraksi Adil Demokrat mengenai Pemilihan Kepala Desa serentak di Tahun 2023, Bupati Butur mengungkapkan kebijakan Pemda dalam pemilihan Kepala Desa serentak akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

Lebih lanjut, Ridwan Zakariah Menjelaskan mengenai tenaga honorer non ASN baik K2 maupun honorer umum saat ini sementara dalam proses pendataan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan selanjutnya menunggu ketentuan dari Pemerintah Pusat.

BACA JUGA:  Kantor Redaksi Media Group DPC PPWI Kuansing Dikunjungi Pihak Badan Kesbangpol 

Terakhir Bupati menjawab tanggapan Fraksi Persatuan Bangsa terkait Program kegiatan yang direncanakan dalam APBD Perubahan 2022, dari asas manfaat dan keberlanjutannya program yang di susun sudah dipertimbangkan dengan memperhatikan target indikator kinerja dalam RPJMD untuk mencapai visi dan misi Kepala Daerah.

Dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat di sektor pertanian dan perikanan, sementara waktu akan mengembangkan komoditas jagung kuning untuk di sektor pertanian dan pada sektor perikanan direncanakan pengembangan komoditas lobster dan rumput laut.

“Namun tetap memperhatikan potensi pada komoditas lainnya,” tutupnya.

Laporan: Redaksi.

Total Views: 267 ,

Comment