News  

SD 45 Kelas Jauh Desa Puncak Butuh Perhatian Pemerintah, Ini Tanggapan Sekda Sinjai

Yus Asman
SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN SINJAI, ANDRI JEFRIANTO ASAPA. FOTO:IST

SINJAI, SS – Sekolah Dasar (SD) 45 Kelas Jauh terletak di kampung Boja, Desa Puncak, kecamatan Sinjai Selatan, kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan butuh perhatian pemerintah (12/2/2023)

Menanggapi hal tersebut, Andi Jefrianto Asapa, mantan kadis pendidikan yang kini menjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai menjelaskan dengan gamblang bahwa sekolah kelas jauh tersebut belum terdaftar dalam aset Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Kondisi Sekolah Dasar 45 Kelas Jauh, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Dia juga menegaskan bahwa sekolah kelas jauh tidak luput dari perhatian pemerintah,kata dia, tahun 2021 Dinas Pendidikan Sinjai hadir dalam memenuhi kebutuhan sekolah seperti meja belajar.

”Semetara ini baru di masukkan ke program Kemendikbud untuk hal tersebut. Perlu di ketahui bahwa kelas jauh di Boja bukan tidak pernah di bantu, tahun 2021 diknas membantu memenuhi jumlah meja belajarnya,” ucap Andi saat dikonfirmasi awak media.Minggu (12/2/2023).

BACA JUGA:  Tekan Peredaran Narkoba, Garnizun Sultra Akan Menggelar Sosialisasi Tingkat SMA Sampai Perguruan Tinggi

Menurut Andi, ada kendala sehingga Dinas memiliki keterbatasan dalam membantu sepenuhnya. Hal ini disebabkan karena status sekolah kelas jauh belum terdaftar di dalam dapodik.

“Karena statusnya Kelas jauh, maka tidak dapat dibantu secara langsung melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun melalui dana BOS Sekolah,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa Status SD 45 bukan hak milik Pemda sehingga tidak dapat juga dianggarkan melalui APBD, di aturan Permendikbud tidak ada istilah kelas jauh sehingga otomatis tidak terdaftar pada dapodik hanya siswanya terdaftar pada dapodik sebagai Siswa dari SD induknya.

BACA JUGA:  Tanggapan Terkait Pemberitaan Kedekatan Jaksa Agung Dengan Artis Celine Evangelista

“Sehingga Dana Bos juga tidak boleh digunakan di kelas jauh,” ungkap Andi Jefrianto.

Selanjutnya terkait solusi kedepannya, Andi Jefrianto Asapa mengatakan akan melakukan kordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten Sinjai dan ke kementrian terkait.

“Kami akan berkoordinasi dengan Diknas Sinjai untuk mencari solusinya,” ungkapnya.

Kata dia, Ada beberapa Langkah yang dapat dilakukan yaitu mengusulkan ke Kemendikbud agar dapat dipenuhi melalui dana bos atau DAK, melalui APBD dengan catatan harus dilakukan pengalihan status lahan dan bangunan ke aset pemda.

“Bisa juga dengan bekerja sama dengan Pemerintah Desa agar ini dapat di bantu melalui Dana Desa, Komite Sekolah juga bisa turut membantu dengan swadaya anggota komite sekolah,” terangnya.

Kendati begitu, Andi Jefrianto, mengatakan di kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan terdapat ada 2 sekolah memiliki kelas jauh masing-masing terletak di Desa Terasa dan Desa Puncak.

BACA JUGA:  Hari ke 9 Operasi Ketupat Semeru 2023, Fatalitas Korban Laka di Jatim Menurun 30 Persen

“Ada 2 kelas jauh di Sinjai di Desa Terasa dusun Pattiro dan di Desa Puncak Dusun Boja”, kuncinya.

Sebelumnya diberitakan sekolah SD 45 kelas jauh selain membutuhkan perbaikan fisik bangunan juga membutuhkan tenaga pendidik, sedang jumlah siswanya sebanyak 16 orang.

 

Laporan: Redaksi

Total Views: 348 ,

Comment