Daerah  

Temui Massa Aksi, Ini Tanggapan Kadis Perhubungan Butur

Yus Asman

BUTON UTARA, SS – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi tenggara (Sultra) Tayeb menemui massa aksi yang tergabung dari Lumbung Aspirasi Rakyat (LIRA) Butur.

Saat menemui Masa Aksi Tayeb mengatakan, dirinya tidak pernah memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pemotongan BLT BBM yang diberikan untuk sopir mobil len yang ada di Butur.

“Kalau ada anggota saya yang potong haknya adek-adek tolong sampaikan kepada saya. Karena saya tidak pernah memotong satu sen pun. Karena uangnya itu langsung masuk rekening. Jadi tidak ada indikasi atau perintah dari kepala dinas untuk memotong. Kalau ada tolong carikan orangnya, “kata Tayeb saat menemui Masa Aksi di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Butur.Selasa (7/2/2023).

BACA JUGA:  Kecamatan Bonegunu Gelar Rapat Persiapan Menyambut HUT Buton Utara yang ke-16

Tayeb meminta kepada para pendemo, jika ada oknum pegawai perhubungan yang diduga memotong BLT BBM, agar segera melaporkan kepada dirinya. Menurut dia, oknum pegawai seperti itu tidak bisa dipertahankan.

“Atau mungkin ada perintah dari luar bahwa saya disuruh kepala dinas ( potong BLT BBM), Tolong carikan saya orangnya. Saya mohon kepada asisten oknum seperti itu jangan dibiarkan, ” ujarnya.

Tayeb mengungkapkan, pendataan pertama untuk sopir len yang ada di Buton Utara sebanyak 54 orang. Namun setelah itu ada beberapa sopir yang melaporkan bahwa mereka belum didata, sehingga jumlahnya bertambah lagi menjadi 71.

BACA JUGA:  Gaji P3K Belum Dibayarkan, Andi Ifitrah Minta KSK Junjung Tinggi Nilai Kemanusiaan

“Bagaimana caranya supaya kita dapat semua biar sedikit? Saya punya sekertaris saya suruh bertanya di Inspektorat. Katanya bisa pak yang penting itu jangan lewat tangan ke tangan, harus lewat rekening, “ungkapnya.

Namun, ternyata setelah itu ada lagi beberapa sopir yang belum terdata. Sehingga dirinya mohon maaf kepada para sopir yang belum terdata itu.

” Makanya saya marahi kepala bidang saya, kalau tidak sanggup jangan jadi kepala bidang. Dan itu tugasnya kepala bidang mendata. Sementara saya sampaikan data semua kendaraan yang ada di Buton Utara, ” tambanya.

Meskipun para pendemo sudah ditemui Kepala Dinas Perhubungan Buton Utara, Tayeb mereka belum membubarkan diri, dan memilih bertahan menduduki kantor sekertariat Daerah. Sambil menunggu bupati Buton Utara, Ridwan Zakariah.

BACA JUGA:  Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Gunakan Sajam Berhasil Diamankan Resmob Polres Buteng

 

Sumber: Media Matabuton.com

Total Views: 432 ,

Comment