Terkait Kasus Dugaan Penipuan, Deplin Bersama Ketua Demokrat Butur Sepakat Berdamai Diselesaikan Secara Kekeluargaan 

Yus Asman
Ketgam: Warga Butur, Korban dugaan Penipuan Deplin (kanan) Bersama Sekertaris Partai Demokrat Butur (Kiri) saat melakukan klarifikasi terkait pencabutan laporan ke Polisi.Rabu (1/3/2023).

BUTON UTARA, SIBERSULTRA.ID – Salah satu warga Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi tenggara (Sultra) Deplin selaku korban penipuan yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur dari partai Demokrat, Nasri telah sepakat berdamai.

Sebelumnya, Deplin sempat melakukan pelaporan resmi di Polres setempat atas dugaan penipuan yang menimpahnya, karena sudah berdamai dan sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. Deplin telah mencabut laporan.

Deplin mengungkapkan bahwa Pada hari ini tanggal 1 Maret 2023 melakukan klarifikasi tentang laporan saya di Polres Buton Utara pada tanggal 3 Januar 2023 lalu.

“Jadi hari ini saya perlu klarifikasi, masalah saya dengan pak Nasri selaku ketua partai Demokrat kabupaten Butur telah selesai dengan tuntas dan diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Deplin melalui rekaman video yang diterima sibersultra.id. Rabu (1/3/2023).

BACA JUGA:  Gladi Resik, Persiapan Rapat Rakernas Perkumpulan Wartawan Fast Respon

Deplin mengatakan bahwa laporan dugaan penipuan yang ia masukan di polres Butur pada tanggal 3 Januari 2023 telah resmi dicabut pada tanggal 27 Februari lalu.

“Saya sudah cabut pada tanggal 27 Februari 2023 di Polres Buton Utara,” ucapnya.

Sementara itu Deplin mengaku, Adapun aksi unjuk rasa di kendari tanggal 27 Februari 2023 di kantor Polda Sultra, Kejati Sultra dan kantor DPD Partai Demokrat Sultra itu bukan suruhan dan tanpa sepengetahuannya.

BACA JUGA:  Aliansi Masyarakat Sultra Minta Pihak Terkait Segera Menutup Aktivitas PT. AMI di Buteng

“Terkait unjuk rasa di Kendari itu bukan suruhan saya dan itu tanpa sepengetahuan saya,” tuturnya.

Lanjut, Ia meminta kepada pihak-pihak yang memanfaatkan permasalahan dirinya dengan ketua Partai Demokrat Butur agar segera berhenti.

“Saya meminta kepada pihak-pihak yang mendompleng dari pada permasalahan saya dengan pa Nasri untuk berhenti termasuk melakukan unjuk rasa karena masalah itu sudah selesai secara kekeluargaan,” tegasnya.

Terakhir Deplin meminta agar tidak ada lagi pihak-pihak atau oknum -oknum yang menumpang di masalah ini.

BACA JUGA:  Tingkatkan Sinergitas, Ketua Fast Respon Nusantara Silaturahmi di Rujab Kapolres Konut

“Intinya masalah ini telah selesai secara kekeluargaan,”tutup Deplin.

 

Laporan: Redaksi.

Total Views: 344 ,

Comment