News  

Usai Hearing di Setda Butur, Massa Aksi Didatangi Oknum Preman dan Lakukan Pengancaman

Yus Asman

BUTON UTARA, Sibersultra.id – Aksi unjuk rasa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengawas Independen Indonesia (Wasindo) Kabupaten Buton Utara (Butur), usai hearing di sekretariat daerah Butur, didatangi sekelompok orang yang diduga oknum preman dan lakukan pengancaman, Senin (21/08/2023).

Awalnya Massa Aksi melakukan aksi di depan kantor dinas pendidikan Butur, dalam aksinya massa menyampaikan terkait adanya dugaan gratifikasi Perekrutan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2022 di kabupaten Butur, yang melibatkan Kadis pendidikan Butur Kusman Surya.

Dan dugaan Korupsi Dana Uang Persediaan (UP) di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur yang merugikan negara sebesar Rp. 890 Juta tahun 2021 saat itu Kusman Surya menjabat sebagai Sekwan DPRD Butur.

BACA JUGA:  Terkait Perbaikan Jalan Rusak di Sejumlah Provinsi, Presiden: Sudah Dimulai

Kemudian, massa aksi bertandang ke sekretariat daerah, Namun saat sudah selesai lakukan Hearing sejumlah orang yang diduga preman membubarkan paksa massa aksi dan lakukan pengancaman.

“Oknum preman suruhan itu berjumlah 5 orang tadi yang datang, dan melakukan pengancaman hingga ingin memukul ketua Wasindo Butur,” ucap Koordinator Lapangan, Indra Barakati Kepada Media ini, Senin (21/08/2023).

Indra Barakati sangat menyayangkan perilaku parah orang-orang itu yang diduga oknum preman, dimana Saat melakukan aksi unjuk rasa di Sekretariat Daerah mereka Memberikan tekanan interfensi agar membubarkan aksi yang sedang berlangsung.

BACA JUGA:  Terus Kembangkan Sektor Ekonomi, Kadin Sultra Kali Ini Persiapkan Bangun Pasar Digital di Kendari

Karena itu, Melihat kondisi tidak steril, dan tidak menginginkan Adanya Musibah yang Akan akan dialami, pihaknya memilih untuk mundur.

“Maka kami memilih Mundur untuk menang karna terkait Kasus Dugaan Gratifikasi dan Dugaan KKN UP tidak akan pernah terbungkam dalam waktu dekat ini kami akan kembali melakukan Aksi untuk mendesak instansi terkait,” tegasnya.

Indra mengatakan adapun yang menjadi tuntutan kami yaitu Mendesak Bupati Butur, Muh Ridwan Zakariah untuk segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan atas dugaan Penyala Gunaan wewenang yang saat ini diduga telah melakukan Praktek Gratifikasi atau Korupsi.

BACA JUGA:  Buronan Tersangka ST Berhasil Diamankan Tim Tabur Kejagung di Pantai Kapuk II Jabar

Masa aksi juga meminta Polres Kabupaten Butur agar Kooperatif dalam melakukan penyelidikan terkait dugaan Gratifikasi Kasus penerimaan P3K yang melibatkan Kadis pendidikan, Kusman Surya.

Laporan: Redaksi.

Total Views: 1193 ,

Comment