Daerah  

Wabup Butur Ahali Himbau Kontraktor dan Pengawas Agar Bekerja dengan Baik

Yus Asman
Kompol Purn Ahali,SH,.MH.

BUTON UTARA, SIBERSULTRA.ID – Wakil Bupati Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) Kompol Purn Ahali Menghimbau agar kontraktor dan pengawas pekerjaan infrastruktur di Butur dikerja dengan sebaik-baiknya.

Ahali mengungkapkan terkait pekerjaan infrastruktur yang sedang berjalan saat ini diharapkan kepada seluruh kontraktor yang bekerja diwilayah Butur terutama di bidang jalanan harus dikerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Pekerjaan tersebut agar benar – benar dikerja sesuai standar operasional prosedur ( SOP ) yang telah ditentukan dalam kontrak dan memperhatikan azas manfaat dan ketahanan pekerjaan,” kata Ahali Kepada Awak media saat ditemui di ruang kerjanya.Rabu (5/10/2022).

Manta Kapolsek Kulisus itu juga mengungkapkan untuk para pekerja agar memperhatikan kwalitas dan yang terpenting konsultan pengawas untuk melaksanakan tugasnya sebagaimana yang disyaratkan dalam undang – undang.

“Para pekerja jangan mengejar keuntungan dan konsultan pengawas harus melaksanakan tugasnya dengan baik,” tegasnya.

BACA JUGA:  Diduga Ancam Wartawan, Wakil Ketua DPRD Butur Minta Bupati Copot Kepala BKPSDM

Menurut Ahali Jangan sampai tidak pernah mengecek di lapangan perkembangan pekerjaan tidak dimonitor sehingga penggunaan material tidak sesuai dan jalan yang dikerjakan belum cukup 1 tahun sudah rusak.

“Contoh jalan yang dikerja tahun lalu di SP3 Reo dan jalan yag di kerja di Desa Rantegola Sudah pada Rusak ini pertanda kwalitasnya tidak bagus,” kata Ahali

Manta Kasubdit Industri perdagangan Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda Sultra mengatakan kalau ditinjau dari sudut kontruksi jalan diduga tidak sesuai, hal ini bisa di dadalami Aparat penegak hukum untuk mendapat kepastian pekerjaan tersebut.

Karena, undang-undang Korupsi No. 31 tahun 1999 Jo uu nomor 20 tahun 2021, kemudian peraturan Presiden nomor 65 tahun 2012 tentang pencegahan Korupsi ditamba lagi Intruksi Presiden nomor 2 tahun 2014 tentang aksi pencegahan korupsi sangat jelas dan tegas dan kadaluarsanya korupsi cukup lama.

BACA JUGA:  Awali Tahun 2024, Ketum PPWI Silahturahmi ke Dangrup-1 Kopassus

“Termasuk undang – undang kontruksi ketahanan bangunan jalan seharusnya sampai 10 tahun,” jelasnya.

Untuk itu dirinya mengharapkan kepada rekan-rekan kontraktor harus kerja benar, jangan sampai di kemudian hari berurusan dengan penegak hukum.

Selain itu, Ahali, juga menghimbau kepada kontraktor yang mendapatkan pekerjaan jalan diwilayah kota Kulisusu segera dikerjakan sesuai Scedul yang di gariskan dalam kontrak karena sekarang sudah bulan oktober.

“Menurut saya efektif bekerja kurang lebih tinggal 1 bulan lagi, kalau pekerjaan terburu – buru saya kira hasilnya pasti tidak bagus dan kelurusan jalan perlu di perhatikan,” ungkapnya.

Menurutnya, jangan sampai ada lubang tidak ditimbun hanya di aspal sehingga jalanan bergelombang, karena merehabiltasi jalanan harus lebih bagus dari pada dasarnya harus ada perubahan bukan hanya di aspal.

BACA JUGA:  Ruksamin Tunaikan Janji, 30 Unit Motor Akan Diberikan Kepada Para Kepala Desa 

Kemudian, material yang telah ditimbun di jalan segera di ratakan jangan dibiarkan jangan sampai menimbulkan kecelakaan lalu lintas, dan material yang diangkut di usahakan jangan terhambur dibadan jalan.

 

Laporan: Asman Laode

Total Views: 490 ,

Comment