Wakil Bupati Butur Buka Rapat Penyusunan Revisi RTRW 

Yus Asman
Wakil Bupati Butur Ahali,S.H,.M.H

BUTON UTARA, SIBERSULTRA.ID – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) melalui dinas pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar rapat konsultasi publik penyusunan revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Butur tahun 2022.

Rapat penyusunan revisi RTRW tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Butur Ahali, yang berlangsung disalah satu hotel kabupaten Butur.Sabtu, (29/10/2022).

Dalam sambutannya, Wabup Butur Ahali mengatakan alasan Perda nomor 51 tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Buton Utara tahun 2012-2032 perlu direvisi yaitu untuk menyesuaikan kembali arah pembangunan Kabupaten Buton Utara sesuai visi dan misi pemerintah Kabupaten Buton Utara, pemerintah Pusat dan Provinsi Sultra.

BACA JUGA:  Wabup Butur Lakukan Kunjungan di Sekolah Dasar Negeri Mata

Dalam perumusan tujuan, kebijakan dan strategi kata Ahali harus memperhatikan RPJMD Kabupaten Butur tahun 2016 -2021, 2017-2024, RPJMD Provinsi Sultra tahun 2018-2023 dimana Revisi RTRW ini bisa sejalan dengan arah pembangunan pemerintah pusat dan Sulawesi Tenggara.

“Dalam perumusan tujuan, kebijakan dan RTRW Kabupaten Buton Utara sebagai landasan dalam memberikan persetujuan sesuaian kegiatan pemanfaatan ruang yang selanjutnya akan menjadi izin mendirikan bangunan gedung,” ungkapnya.

Ahali mengungkapkan bahwa RTRW ini juga memiliki peran kunci dalam perkembangan pembangunan di kabupaten Butur, oleh karena itu dalam proses penyusunan revisi RTRW ini harus memperhatikan semua aspek yang berkaitan dengan pengembangan dan pembangunan kabupaten yang baik, seperti aspek pembangunan yang berkelanjutan, aspek mitigasi bencana khususnya banjir, gempa bumi dan tanah longsor, aspek kepemilikan tanah dan wilayah pesisir Kabupaten Butur.

BACA JUGA:  Sidak SPBU, Tim Temukan Stok BBM di Butur Tidak Memenuhi Kouta Yang Ditetapkan BPH Migas

“Revisi RTRW Kabupaten Buton Utara harus memperhatikan rencana kebijakan infrastruktur jaringan jalan yang ada ditingkat nasional dan provinsi agar bisa terakomodir dalam RTRW Kabupaten Buton Utara,” jelasnya.

Disamping itu kata dia harus memperhatikan keselarasan pengembangan pola ruang dengan daerah kabupaten perbatasan agar tercapai sinergitas pemanfaatan ruang yang baik.

Ahali mengatakan diperlukan peran semua pihak terutama pemerintah kabupaten Buton Utara dalam hal pelaksanaan kegiatan penyusunan revisi RTRW.

BACA JUGA:  Miris, Rompi Jukir di Kota Makassar Compang Camping Layaknya Pakaian Gembel

“Agar dapat secara proaktif memberikan saran dan masukan dari rencana-rencana pemerintah daerah untuk diakomodir dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

 

Laporan: Redaksi.

Total Views: 387 ,

Comment